Konfirmasi Penerimaan Negara

Konfirmasi Penerimaan Negara

Untuk lebih mempermudah wajib pajak, wajik bayar dan wajib setor dalam melakukan penyetoran penerimaan negara Kementerian Keuangan telah melakukan terobosan baru dalam hal pelayanan penyetoran penerimaan negara, terobosan baru tersebut berupa Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2). MPN G2 merupakan sistem penerimaan negara yang dilaksanakan secara elektronik menggunakan sistem billing yang memberikan kemudahan bagi wajib pajak,wajib bayar, dan wajib setor dalam melakukan penyetoran secara lebih praktis, cepat, dan aman melalui internet banking, mobile banking, anjungan tunai mandiri (ATM), mesin electronic data capture (EDC), maupun teller bank. Sistem billing merupakan sistem yang memfasilitasi penerbitan kode billing dalam rangka pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik yang disediakan oleh biller (DJP, DJBC dan DJA).

Dengan berlakunya sistem billing ini tentu saja ada beberapa wajib pajak, wajib bayar dan wajib setor yang merasa was-was apakah setoran penerimaan negara yang dilakukan telah diterima di kas negara apa belum. Dalam rangka memastikan setoran penerimaan negara telah diterima di Kas negara maka wajib pajak, wajib bayar dan wajib setor dapat meminta konfirmasi setoran kepada Kementerian Keuangan, dimana dilakukan di Direktorat Jenderal perbendaharaan dalam hal ini oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Tata Cara Konfirmasi Penerimaan Negara

Pengajuan Konfirmasi setoran penerimaan ke KPPN dilakukan pada waktu :

  1. Satu hari kerja setelah tanggal penerimaan negara (H+1); atau
  2. Setelah dilakukan proses interface oleh Kepala Seksi Bank KPPN pada aplikasi SPAN.

Dalam melakukan konfirmasi setoran, Satker dapat menggunakan aplikasi Konfirmasi dan Koreksi Penerimaan Negara (K2PN) atau menggunakan aplikasi Online Monitoring SPAN (OM SPAN). Pada dasarnya baik menggunakan K2PN maupun OM SPAN dalam melakukan konfirmasi setoran penerimaan negara, satker merekam data surat setoran penerimaan negara yang akan dikonfirmasi meliputi :

  1. NTPN;
  2. NTB/NTP;
  3. Akun; dan
  4. Nilai setor.

Setelah melakukan perekaman, Satker mencetak daftar surat setoran penerimaan negara yang akan dikonfirmasi dan membuat ADK konfirmasi. Pada aplikasi K2PN pencetakan dan pengiriman data melalui menu Kirim Data dan Cetak untuk Web dan SPAN, sedangkan pada OM SPAN pencetakan daftar setelah data konfirmasi penerimaan didapat, terdapat pada Modul Penerimaan, pilih Unduh Data Konfirmasi, maka akan didapat ADK/file dalam bentuk .txt, ADK/file tersebut apabila dibuka dapat dicetak sebagai daftar penerimaan negara yang akan dikonfirmasi.

Agar menjadi perhatian bahwa dalam mengajukan permintaan konfirmasi setoran penerimaan negara yang harus disampaikan oleh satker adalah sebagai berikut :

  1. ADK Konfirmasi;
  2. Daftar surat setoran yang akan dikonfirmasi; dan
  3. Foto kopi surat setoran/bukti penerimaan negara.